Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution
Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution

Pengelolaan Kawasan Konservasi Berbasis Ekowisata di Taman Wisata Alam Sibolangit

Asih Ester E. G. Harahap (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)
Farhan Fauzan Ahdaputra (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)
Joey Athana Sembiring (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)
Shintia Malau (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)
Vita Nurliana (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)
Meilinda Suriani Harefa (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)
Darliandri (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit merupakan kawasan konservasi yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keanekaragaman hayati serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam melalui kegiatan wisata berbasis konservasi. Namun, pengelolaan kawasan konservasi menghadapi berbagai tantangan, seperti ancaman kerusakan lingkungan, gangguan terhadap kawasan, serta perlunya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian ekosistem. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengelolaan kawasan konservasi berbasis ekowisata di TWA Sibolangit dan menganalisis peran ekowisata dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif karena mampu memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kondisi, proses, dan praktik pengelolaan kawasan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan konservasi di TWA Sibolangit dilakukan melalui perlindungan kawasan, konservasi flora dan fauna, rehabilitasi lingkungan, pengelolaan satwa, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Selain itu, ekowisata berperan sebagai sarana edukasi lingkungan, pendukung konservasi, peningkatan kesadaran lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi kawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan kawasan konservasi berbasis ekowisata di TWA Sibolangit membentuk model pengelolaan kolaboratif yang mengintegrasikan fungsi konservasi, edukasi, rehabilitasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pelestarian ekosistem secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan serta mengkaji dampak ekowisata terhadap aspek sosial, ekonomi, dan ekologis secara lebih komprehensif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jfshe

Publisher

Subject

Description

Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution (E-ISSN: 3124-7083) merupakan jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara. Jurnal ini didedikasikan sebagai wadah publikasi karya ilmiah yang berfokus pada kajian ilmu sosial, ...