Agen BSI smart adalah layanan laku pandai yang merupakan layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif yang di luncurkan oleh Bank Syariah Indonesia untuk menyediakan layanan perbankan dan keuangan melalui kerjasama atau kemitraan dengan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis produk, harga dan word of mouth terhadap minat bertransaksi pada agen BSI smart di kabupaten nagan raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan teknik analisis regresi linear berganda, yang mencakup uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), serta uji hipotesis (uji t, uji F, dan koefisien determinasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel independent secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat bertransaksi mayarakat, dengan nilai F hitung 55,013 > F tabel 3,99 dan signifikansi 0,000. Nilai R square sebesar 0,632 menunjukkan bahwa 63,2% variasi minat bertransaksi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independent, sedangkan 36,8% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian. Secara parsial variabel jenis produk dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhdap minat bertransaksi masyarakat dengan nilai koefisien regresi 0,457 (sig. 0,014) dan 0,485 (0,004). Sedangkan variabel word of mouth tidak berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai koefisien regresi -0.109 (sig. 0,454).
Copyrights © 2026