Abstrak Penelitian ini menganalisis strategi gerak dan lagu sebagai praktik pembelajaran integratif yang menghubungkan stimulasi motorik kasar, disiplin, dan keterampilan menyimak anak usia dini dalam konteks lembaga yang beragam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multikasus pada tiga lembaga PAUD di Kabupaten Tuban yang memiliki karakteristik kelembagaan berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan perbandingan lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi berbagai aspek perkembangan tidak berlangsung secara otomatis atau seragam. Keterpaduan tersebut tampak ketika aktivitas dirancang dan dikelola guru melalui perpaduan gerak, instruksi, irama, tempo, dan aturan. Variasi pelaksanaan antarlembaga menunjukkan bahwa keterlibatan anak, kejelasan tujuan pembelajaran, dan kapasitas pedagogis guru berkaitan dengan perbedaan kualitas integrasi. Perilaku yang berkaitan dengan disiplin tampak melalui kemampuan anak mengikuti aturan, menunggu, menghentikan gerakan, dan menyesuaikan tindakan dengan struktur aktivitas. Keterlibatan menyimak tampak ketika anak merespons instruksi, perubahan tempo, jeda, dan tanda auditori melalui tindakan gerak. Temuan ini menunjukkan bahwa gerak dan lagu dapat dikembangkan sebagai praktik pembelajaran yang menghubungkan beberapa aspek perkembangan secara kontekstual, bukan sebagai kegiatan yang secara otomatis menghasilkan stimulasi multidomain.
Copyrights © 2026