Penelitian ini mengkaji fungsi lantunan Yasi dalam konteks upacara BakarBatu yang dilaksanakan oleh masyarakat Pegunungan Bintang, khususnyasuku Ketengban. Yasi merupakan nyanyian tradisional yang dilantunkandalam berbagai ritus adat dan sosial, termasuk perang suku, pembayaranmas kawin, dan peresmian gedung. Tujuan penelitian ini adalah untukmenggali makna simbolik dan fungsi sosial dari Yasi serta hubungannyadengan ritual Bakar Batu sebagai ekspresi kelompok masyarakat. Melaluipendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara dengan informan lokal,ditemukan bahwa lantunan Yasi tidak sekadar nyanyian, tetapi menjadisarana komunikasi emosional, pewarisan nilai budaya, dan penguatsolidaritas. Tiga jenis nyanyian yang dianalisis menunjukkan berbagaiekspresi perasaan, seperti kekecewaan, harapan, dan kebersamaan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Yasi adalah bagian dari identitasbudaya suku Ketengban dan memiliki nilai strategis dalam pelestarianbudaya lisan Papua.
Copyrights © 2025