Perkembangan sistem informasi yang pesat meningkatkan ketergantungan organisasi pada data digital. Dengan demikian, meningkatnya risiko kebocoran data, yang mengancam keamanan data, reputasi, dan kepercayaan publik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan investigasi forensik digital dalam menangani insiden kebocoran data serta mengevaluasi kesiapan forensik digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi analisis berdasarkan kerangka kerja NIST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan tahapan investigasi forensik digital secara sistematis, yang mencakup identifikasi, pengumpulan, analisis, dan pelaporan, mampu mengungkap kronologis dan sumber kebocoran data. Studi ini menemukan bahwa kesiapan forensik digital yang baik, melalui pencatatan log yang konsisten, secara signifikan meningkatkan efektivitas dan kecepatan investigasi.
Copyrights © 2026