Pembelajaran matematika di era digital menimbulkan berbagai tantangan bagi siswa, khususnya dalam memahami konsep abstrak dan mengelola proses belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika siswa kelas XI MA Ar-Raudlah dalam konteks pembelajaran digital menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di MA Ar-Raudlah, Kabupaten Probolinggo, dengan subjek penelitian berupa siswa XI yang mengalami kesulitan belajar matematika serta guru mata pelajaran sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal secara simultan. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, kecemasan terhadap matematika, keterbatasan pemahaman konsep abstrak, lemahnya kemampuan metakognitif, serta kurangnya strategi belajar mandiri. Faktor eksternal mencakup metode pembelajaran daring yang kurang variatif, minimnya interaksi guru dan siswa, pemanfaatan media digital yang belum optimal, serta kendala jaringan dan lingkungan belajar. Penelitian ini menegaskan perlunya pembelajaran matematika digital yang lebih interaktif dan adaptif.
Copyrights © 2026