Artikel ini menganalisis kemudahan akses wakaf melalui aplikasi BYOND by BSI serta dampaknya terhadap penghimpunan dana wakaf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review untuk menelaah bagaimana digitalisasi dalam filantropi Islam mempermudah transaksi wakaf, memperluas jangkauan pengguna, dan meningkatkan efisiensi penghimpunan dana. Kajian ini didasarkan pada Technology Acceptance Model, teori literasi digital, dan teori partisipasi untuk menjelaskan pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kebermanfaatan, kepercayaan, serta kenyamanan terhadap partisipasi wakaf. Hasil kajian menunjukkan bahwa BYOND by BSI memberikan akses wakaf yang praktis, cepat, dan terintegrasi melalui superapps berbasis mobile yang menggabungkan layanan keuangan dan sosial syariah. Kemudahan ini mengurangi hambatan geografis dan administratif, sehingga pengguna dapat berwakaf kapan saja dan di mana saja. Aplikasi ini juga mendukung transparansi dan efisiensi melalui pencatatan transaksi digital serta integrasi dengan lembaga mitra. Namun, efektivitas BYOND dalam meningkatkan penghimpunan dana wakaf masih dipengaruhi oleh literasi digital pengguna, tingkat kepercayaan terhadap platform, dan pemahaman mengenai wakaf uang. Secara keseluruhan, BYOND by BSI memiliki potensi besar untuk menjadi kanal penghimpunan wakaf yang efektif di era digital, selama edukasi, strategi promosi, dan fitur pelaporan terus ditingkatkan.
Copyrights © 2026