Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Smk Swasta HKBP Pangururan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses supervisi pendidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Supervisi pendidikan dipandang sebagai upaya pembinaan profesiona yang bertujuan membantu guru meningkatkan kompetensi dan kuaitas pembelajaran. Kepala sekolah berperan sebagai supervisor yang melaksanakan proses supervisi secara sistematis melaui tahap perencanaan, pelaksanaan, evauasi, dan tindak lanjut secara berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melaui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive, yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses supervisi pendidikan dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan. Pada tahap pelaksanaan, kepala sekolah menerapkan pendekatan supervisi sesuai dengan kebutuhan guru, meliputi pendekatan direktif, non-direktif, dan kolaboratif. Supervisi dilakukan secara humanis dan konstruktif dengan menekankan pembinaan, komunikasi dua arah, serta pendampingan guru. Evauasi dan tindak lanjut supervisi dilakukan melaui pembinaan dan pendampingan berkelanjutan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru dan mutu pembelajaran di Smk Swasta HKBP Pangururan.
Copyrights © 2026