Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita pada materi statistika. Indikator kemampuan koneksi matematis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada indikator yang dikemukakan oleh Raira dalam Hendriana, Rohaeti, dan Sumarmo (2021), yaitu: (1) memahami hubungan antar topik matematika, (2) mencari representasi ekuivalen dari konsep dan prosedur yang sama, serta (3) menggunakan matematika dalam bidang studi lain atau kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 9 siswa kelas VIII yang telah mempelajari materi statistika mencakup penyajian data dan ukuran pemusatan data (mean, median, dan modus). Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis berbentuk uraian yang terdiri dari 3 soal cerita yang dirancang berdasarkan tiga indikator kemampuan koneksi matematis tersebut. Rubrik penskoran menggunakan skala 0 hingga 3 untuk setiap indikator dengan total skor maksimal 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa hanya mampu mengerjakan indikator 1 (memahami hubungan antar topik) dengan skor berkisar antara 1 hingga 3, sedangkan untuk indikator 2 dan 3 sebagian besar siswa memperoleh skor 0. Rata-rata nilai akhir yang diperoleh siswa hanya sebesar 27,8 dari 100. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi statistika masih tergolong rendah, terutama dalam menghubungkan representasi data statistika dan mengaplikasikan konsep statistika pada konteks kehidupan nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika di kelas VIII perlu menekankan pendekatan kontekstual dan mengintegrasikan berbagai representasi data untuk membangun pemahaman bermakna siswa terhadap materi statistika.
Copyrights © 2026