Sektor peternakan menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar, khususnya kotoran sapi, yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis dan menganalisis potensi pemanfaatan kotoran sapi sebagai biogas dan pupuk kompos dalam mendukung keberlanjutan energi dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap publikasi ilmiah pada periode 2015–2024 yang diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah terakreditasi, dengan jumlah artikel yang dianalisis sebanyak 17 studi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa produksi biogas dari kotoran sapi umumnya berada pada kisaran 0,20–0,30 m³/ekor/hari, dengan kandungan metana berkisar antara 50–70%, serta kondisi operasi optimal pada rentang suhu mesofilik sekitar 30–40°C dan pH 6,8 – 7,5. Selain itu, residu hasil proses anaerobik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos yang mengandung unsur hara penting bagi tanaman. Pemanfaatan kotoran sapi sebagai biogas dan pupuk kompos tidak hanya berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mendukung penyediaan energi terbarukan dan peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan
Copyrights © 2026