Pada penelitian ini dilakukan recovery nutrien yang terkandung dalam air lindi dari landfill berupa nitrogen dan fosfor kedalam bentuk struvite dengan menggunakan teknologi Air-Cathode Electrocoagulation. Variasi debit dilakukan untuk melihat pengaruh dari waktu tinggal terhadap pembentukan struvite yaitu 1-4 mL/menit. Performa reaktor dievaluasi dengan mengukur laju penyisihan nutrien dan laju pembentukan struvite. Analisis karakteristik presipitat yang terbentuk dilakukan menggunakan metode SEM-EDS. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi optimum terjadi pada variasi debit 2 mL/menit dengan laju penyisihan nitrogen sebesar 0,0105/jam, laju penyisihan fosfor sebesar 0,0597/jam, dan laju pembentukan struvite sebesar 0,1564/jam. Berdasarkan hasil SEM-EDS terlihat bahwa morfologi dari presipitat memiliki bentuk kristal berbentuk jarum yang memiliki kemiripan dengan struktur kristal struvite. Komposisinya presipitat didominasi oleh unsur Mg, P, dan O. N terdektsi walaupun dalam jumlah yang sangat kecil. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa debit mempengaruhi pembentukan struvite dalam reaktor. Semakin tingggi nilai debit yang digunakan menyebabkan waktu detensi yang lebih singkat sehingga mengurangi efisiensi proses penyisihan nutrien dan pembentukan presipitat.
Copyrights © 2026