Transformasi digital dan krisis moral yang terjadi di abad ke-21 menuntut penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, implementasi PAI masih menghadapi kesenjangan antara tujuan spiritual dan tuntutan kompetensi digital abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif konsep, strategi, tantangan, dan kontribusi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI abad 21. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif analitis, melalui identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional periode 2015–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter dalam PAI abad 21 dapat diwujudkan melalui tiga pilar utama: integrasi nilai-nilai Islam dengan keterampilan abad 21 (4C/6C), pemanfaatan teknologi dan literasi digital secara bijak, serta optimalisasi peran guru sebagai teladan dan fasilitator. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi digital guru, infrastruktur yang belum memadai, serta risiko disinformasi dan radikalisme. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah sintesis model konseptual penguatan karakter PAI abad 21 yang mengintegrasikan nilai spiritual, kompetensi digital, dan pendekatan pedagogis transformatif.
Copyrights © 2024