Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepatuhan wajib pajak dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan. Kepatuhan wajib pajak, khususnya pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), masih menjadi tantangan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendapatan, pengetahuan perpajakan, regulasi pemerintah, dan pelayanan fiskus. Rendahnya kepatuhan wajib pajak dapat menghambat pencapaian target penerimaan pajak serta mengurangi efektivitas sistem perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan, pengetahuan perpajakan, regulasi pemerintah, dan pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku UMKM di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 97 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling berdasarkan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan pendapatan, pengetahuan perpajakan, regulasi pemerintah, dan pelayanan fiskus berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan, pemahaman perpajakan, regulasi yang jelas dan memberikan kepastian hukum, serta pelayanan fiskus yang berkualitas berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak pelaku UMKM di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Copyrights © 2026