Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang volumenya terus meningkat dan berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang tanpa pengolahan, sementara kesadaran masyarakat terhadap risiko tersebut masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan rantai pasok hilir bank sampah di RW 08 Dusun Rawamas, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, melalui diversifikasi produk berupa lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Buana Perjuangan Karawang pada 19 Juni dan 12 Juli 2026, meliputi sosialisasi bahaya minyak jelantah, formulasi dan uji mutu produk, pelatihan produksi berbasis learning by doing, edukasi Harga Pokok Penjualan, serta pengenalan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lilin aromaterapi yang dihasilkan memenuhi standar mutu fisik dasar (warna, aroma, tekstur homogen, waktu bakar sekitar dua jam), sementara warga memperoleh pemahaman mengenai jalur hilir bank sampah, mulai dari pengumpulan bahan baku, produksi, hingga potensi pengemasan dan pemasaran. Kegiatan ini terbukti menjadi langkah awal yang efektif dalam mengintegrasikan pengelolaan limbah rumah tangga ke dalam rantai nilai ekonomi sirkular berbasis bank sampah, meskipun keberlanjutannya masih memerlukan pendampingan lanjutan pada aspek pengendalian mutu, pencatatan biaya, dan pengembangan pasar
Copyrights © 2026