Indonesia memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional bahkan mendorong berkembanganya perdagangan internasional melalui sumber daya alamnya yang melimpah. Saat ini P4S Lembang Agri tengah mengekspor komoditas head lettuce ke Taiwan dengan volume 30 ton per minggu, namun mereka menghadapi kendala dimana tingkat kerusakan mencapai 10% yang diakibatkan oleh keterbatasan cold chain pada pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perusahaan logistik jalur laut yang sekiranya paling optimal melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan kriteria biaya logistik, waktu pengiriman, dan keandalan serta alternatif perusahaan Mediterranean Shipping Company (MSC), Maersk Line, dan CMA CGM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria keandalan menjadi priroritas utama dengan bobot 0,38 dan Maersk Line memperoleh bobot alternatif tertinggi dengan bobot 0,48 sehingga direkomendasikan menjadi pilihan yang optimal guna pengiriman ekspor komoditi head lettuce ke Taiwan.
Copyrights © 2026