Permasalahan gizi keluarga masih menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok balita yang membutuhkan asupan protein hewani untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Potensi ikan sebagai sumber pangan bergizi lokal perlu dioptimalkan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu balita serta kader kesehatan dalam pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan keluarga melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Wawolaa, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pre-test, edukasi gizi, diskusi interaktif, demonstrasi dan praktik pengolahan nugget ikan, serta post-test dan evaluasi keterampilan menggunakan lembar observasi yang mencakup pemilihan bahan, persiapan, proses pengolahan, kebersihan, dan penyajian makanan. Kegiatan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas 15 ibu balita dan 5 kader kesehatan desa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 62,5 menjadi 82,5 (32%) dan skor sikap dari 3,15 menjadi 4,35 pada skala Likert 1–5. Hasil observasi menunjukkan seluruh aspek keterampilan pengolahan pangan berbasis ikan berada pada kategori baik. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan ibu balita dan kader kesehatan dalam mengolah pangan berbasis ikan sebagai sumber protein hewani keluarga secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026