Nyeri persalinan paling dominan dirasakan adalah pada kala I yang dapat berdampak [ada persalinan lama,kelelahan, hingga trauma psikologis seperti postpartum blues. Salah satu metode non-farmakologi untukmeredakan nyeri tersebut adalah teknik massage counterpressure. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh teknik massage counterpressure terhadap penurunan intensitas nyeri kala I faseaktif. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan rancangan pre-test dan post-test withcontrol group. Populasi penelitian adalah ibu bersalin di ruang VK RSIA Sitti Khadijah pada bulan Juni-Agustus 2025 sebanyak 80 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental samplingsehingga diperoleh 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (15 orang) dan kelompokkontrol (15 orang). Analisis data dilakukan dengan uji statistik parametrik paired t-test. Hasil penelitianmenunjukkan kelompok intervensi mengalami penurunan rata-rata nyeri dari 5,60 (nyeri sedang) menjadi2,73 (nyeri ringan) dengan p-value 0,000 (< 0,05). Sebaliknya, kelompok kontrol mengalami peningkatannyeri dari 6,00 menjadi 6,60 (p-value 0,067), yang menunjukkan tidak adanya penurunan nyeri tanpaintervensi. Teknik massage counterpressure secara signifikan efektif dalam menurunkan intensitas nyerikala I fase aktif pada ibu bersalin di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Disarankan bagi tenagakesehatan khususnya bidan dan perawat untuk mengoptimalkan penerapan teknik ini sebagai intervensimandiri untuk meningkatkan kenyamanan ibu selama proses persalinan.
Copyrights © 2026