Kecemasan sering terjadi secara signifikan berdampak pada pasien yang akan menjalani tindakan bedah dikenal sebagai kecemasan preoperasi. Kecemasan pada pasien preoperasi yang tidak ditangani dapat menyebabkan dampak fisiologis, kecemasan dapat memicu pelepasan hormon strees seperti epinefrin yang dapat meningkatkan tekanan darah, denyut nadi, serta frekuensi respirasi sehingga memengaruhi hemodinamik pasien. Dari beberapa penelitian terdahulu bahwasannya dengan menggunakan video edukasi dapat menurunkan kecemasan pasien, maka peneliti melakukan penelitian pengaruh pemberian terapi video menurunkan kecemasan pada pasien preoperasi pada pasien di Rumah Sakit Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi melalui video terhadap penurunan kecemasan preoperasi pada pasien Rumah Sakit Islam Purwokerto. Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan yakni pre eksperimental design, menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji hubungan video hospital tour dengan tingkat kecemasan pasien. Penelitian ini dilakukan di bangsal Rumah Sakit Islam Purwokerto, dengan waktu pelaksanaan bulan Mei sampai dengan Juni 2026. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien yang akan melakukan operasi baik dengan anestesi general maupun regional pada pasien dewasa di Rumah Sakit Islam Purwokerto. Jumlah sampel dengan menggunakan Rumus Lemeshow sebanyak 38 responden. Hasil Penelitian: rata-rata perbedaan kecemasan sebelum dan sesudah diberikan intervensi sebesar 9.211. Hasil estimasi interval diyakini bahwa 95% nilai tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan berada pada rentang 8,188 sampai 10,233. Hasil uji korelasi didapatkan pada kategori kuat (0,630). Nilai t hitung adalah 18,24 lebih besar dari t tabel (2,026) sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pre dan post pemberian edukasi. Hasil uji paired t test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,0001, berarti nilai signifikansi < α (0,05). Kesimpulan: hospital tour berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien preoperasi.
Copyrights © 2026