Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Penerapan Madu Steril Sebagai Balutan Komplementer Pada Perawatan Ulkus Kaki Diabetik Di Ruang High Care Unit RSUD Prof. Dr. Margono Seokarjo Purwokerto

Diah Ayu Rahmawati (Universitas Harapan Bangsa)
Suci Khasanah (Universitas Harapan Bangsa)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang membutuhkan perawatan komprehensif karena proses penyembuhannya dapat terhambat oleh neuropati perifer, gangguan vaskular, infeksi, dan kontrol glikemik yang tidak optimal. Madu steril atau medical-grade honey berpotensi digunakan sebagai balutan komplementer karena memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, antioksidan, serta mampu mempertahankan kelembapan luka. Studi ini bertujuan menggambarkan penerapan madu steril sebagai balutan komplementer dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan ulkus kaki diabetik serta perubahan klinis luka selama periode observasi. Studi ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan proses keperawatan pada seorang laki-laki berusia 59 tahun dengan diabetes melitus dan ulkus kaki diabetik pasca debridement yang dirawat di Ruang High Care Unit RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada 2–5 Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi luka, telaah rekam medis, dan evaluasi harian. Perawatan dilakukan menggunakan teknik aseptik dengan membersihkan luka menggunakan NaCl 0,9%, kemudian mengaplikasikan madu steril dan menutup luka menggunakan kasa steril, kasa gulung, serta perban elastis. Evaluasi meliputi jaringan nekrotik, jaringan granulasi, eksudat, bau luka, tanda infeksi, dan nyeri. Hasil menunjukkan perbaikan klinis berupa berkurangnya jaringan nekrotik, meningkatnya jaringan granulasi, menurunnya eksudat dan bau luka, serta penurunan nyeri dari NRS 6 menjadi 3. Selama observasi tidak ditemukan tanda infeksi baru. Penerapan madu steril dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer dalam perawatan ulkus kaki diabetik apabila dilakukan secara aseptik dan dikombinasikan dengan standar perawatan luka komprehensif. Studi kasus tunggal dengan periode observasi terbatas menyebabkan hasil belum dapat digeneralisasikan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...