Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 10 (2026): Volume 9 Nomor 10 (2026)

Optimalisasi Peran Pendidik Sebaya melalui Kegiatan Penyuluhan Berbasis Android Pada Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Mantup Kabupaten Lamongan

Kharisma Kusumaningtyas (Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati (Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Titi Maharrani (Poltekkes Kemenkes Surabaya)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2026

Abstract

ABSTRAK Desa Mantup, salah satu dari 15 desa di Kecamatan Mantup, terletak di bagian tengah kecamatan dan berjarak sekitar 15 km dari Kabupaten Lamongan. Menurut data studi pendahuluan Puskesmas Mantup tahun 2023, angka kejadian fluor albus pada remaja di daerah tersebut cukup tinggi, mencapai 28,7%. Selain itu, hampir seluruh remaja putri (90%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi remaja dan fluor albus. Target luaran yang diharapkan tercapai pada program pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya remaja putri, tentang fluor albus, serta peningkatan peran remaja putri dalam memecahkan masalah yang ada di masyarakat melalui pembentukan kelompok pendidik sebaya. Metode yang diterapkan pada hari pertama yaitu pre-test dan penyuluhan serta pada hari kedua disampaikan aplikasi “Hi-Teens”, praktikum teman sebaya, dan post-test. Hasil dari pengabdian ini yaitu pemahaman remaja putri mengalami peningkatan dengan diberikannya penyuluhan tentang reproduksi remaja dalam upaya pencegahan fluor albus serta terbentuknya kelompok pendidik sebaya remaja sebanyak 40 orang telah diberikan tatacara pemberian informasi kepada temannya. Melalui program pengabdian masyarakat dengan metode penyuluhan, aplikasi interaktif, dan pembentukan kelompok pendidik sebaya, terjadi peningkatan pemahaman remaja putri mengenai pencegahan fluor albus dan terbentuknya kelompok pendidik remaja yang menunjukkan adanya keberhasilan dalam meningkatkan peran remaja putri sebagai agen edukasi di lingkungannya. Kata Kunci: Pendidik Sebaya, Remaja Putri, Kesehatan Reproduksi.  ABSTRACT Mantup Village, one of the 15 villages in Mantup Subdistrict, is located approximately 15 km from Lamongan Regency. Preliminary data from the Mantup Community Health Center (2023) reported a relatively high incidence of fluor albus among adolescents, reaching 28.7%. Furthermore, almost 90% of adolescent girls demonstrated insufficient knowledge of reproductive health and fluor albus. This community service program aimed to enhance adolescent girls’ knowledge of fluor albus and strengthen their role in addressing reproductive health issues through the establishment of peer educator groups. The intervention was carried out over two days. On the first day, participants completed a pre-test and received health education, while on the second day they were introduced to the “Hi-Teens” application, engaged in peer-led practice, and completed a post-test. Program outcomes indicated improved understanding of reproductive health and fluor albus prevention among adolescent girls. Moreover, a peer educator group was successfully established, involving 40 adolescents trained in delivering information to their peers.Overall, the program demonstrated that combining health education, interactive digital tools, and peer-based learning effectively increased knowledge and fostered active roles of adolescent girls as agents of health education in their community. Keywords: Peer Educators, Teenage Girls, Reproductive Health.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...