Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap perubahan laba bersih pada PT. Unilever Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel yang diolah menggunakan EViews 12, berdasarkan 40 data laporan keuangan triwulanan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Hasil uji asumsi klasik, uji Chow, dan uji Lagrange Multiplier menunjukkan bahwa model estimasi yang paling tepat digunakan adalah Random Effect Model. Hasil uji t parsial menunjukkan bahwa CR dan DER tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba bersih, sedangkan TATO dan NPM berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, CR, DER, TATO, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba bersih, dengan koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 90,02 persen. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan aset dan profitabilitas lebih menentukan pertumbuhan laba dibandingkan likuiditas dan struktur modal, sehingga manajemen perusahaan disarankan untuk memprioritaskan strategi efisiensi aset dan pengendalian biaya guna menjaga pertumbuhan laba.
Copyrights © 2026