Karya sastra tidak hanya menyajikan rangkaian peristiwa, tetapi juga menggambarkan kehidupan tokoh yang dapat dikaji melalui aspek psikologis. Penelitian ini mengkaji tokoh Zhou Wan dalam serial drama China Never-Ending Summer (2026) yang menghadapi persoalan keluarga, hubungan interpersonal, perpisahan, dan pertemuan kembali dari masa remaja hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan mengungkap wujud id , ego , dan superego pada tokoh Zhou Wan serta menganalisis perkembangan kepribadiannya berdasarkan dinamika ketiga struktur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra dan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Data berupa adegan yang memuat tindakan dan ekspresi, serta dialog maupun monolog tokoh Zhou Wan yang dikumpulkan melalui teknik simak dan katat, kemudian diklasifikasikan berdasarkan struktur id , ego , dan superego serta dianalisis berdasarkan konsep psikoanalisis Freud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ego merupakan struktur yang paling dominan dan konsisten, sedangkan superego berperan sebagai pengarah moral dan id muncul pada dua momen krusial sebagai titik balik psikologis. Perkembangan kepribadian Zhou Wan berlangsung secara tidak linier, dari remaja yang mengutamakan tuntutan keluarga dan tanggung jawab, mengalami munculnya dorongan id berupa keinginan balas dendam setelah kehilangan besar, hingga mencapai kemampuan yang lebih matang dalam mengelola dorongan, mempertimbangkan kenyataan, dan berpegang pada nilai-nilai moral pada masa dewasa.
Copyrights © 2026