Pendahuluan: Kanker rektum adalah salah satu jenis kanker kolorektal dengan angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan global. Stadium memengaruhi pilihan terapi, prognosis, dan luaran pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi stadium kanker rektum di RSUD Raden Mattaher Jambi periode 2023–2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis pasien kanker rektum di RSUD Raden Mattaher Jambi periode 2023–2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dari 252 rekam medis, sebanyak 147 subjek memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi untuk dianalisis secara univariat. Hasil: Dari 147 pasien kanker rektum, stadium II merupakan stadium yang paling banyak ditemukan, yaitu 48 pasien (32,7%), lalu diikuti dengan stadium IV sebanyak 46 pasien (31,3%), stadium I sebanyak 24 pasien (16,3%), stadium III sebanyak 19 pasien (12,9%), dan stadium 0 sebanyak 10 pasien (6,8%). Pembahasan: Dominasi stadium II menunjukkan bahwa sebagian besar pasien telah terdiagnosis pada stadium menengah, sementara proporsi stadium IV yang masih tinggi mengindikasikan adanya keterlambatan diagnosis. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan deteksi dini, edukasi masyarakat, dan optimalisasi program skrining. Simpulan: Stadium II merupakan stadium kanker rektum yang paling banyak ditemukan pada pasien di RSUD Raden Mattaher Jambi periode 2023–2025, diikuti stadium IV. Sebagian besar pasien terdiagnosis pada stadium menengah hingga lanjut, sehingga peningkatan deteksi dini dan skrining diperlukan untuk memperbaiki luaran klinis.
Copyrights © 2026