Kota Samarinda di Kalimantan Timur mengalami peningkatan timbulan sampah seiring pertumbuhan penduduk yang pesat. Kondisi ini menimbulkan masalah serius terkait keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada serta ancaman pencemaran lingkungan. Sistem pengelolaan sampah belum sepenuhnya optimal dalam menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan analisis kesesuaian lahan TPA berbasis data geospasial untuk mendukung perencanaan pengelolaan sampah berkelanjutan. Metode penelitian melibatkan integrasi peta tematik, citra satelit resolusi tinggi, serta survei lapangan guna menganalisis berdasarkan kondisi geologi, hidrologi, kemiringan lereng, tata guna lahan, dan jarak terhadap infrastruktur. Teknik overlay dan buffering pada Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan untuk menghasilkan zona kelayakan TPA yang representatif dan sesuai kondisi aktual. Luaran yang ditargetkan berupa peta kesesuaian lahan TPA berbasis web-GIS sebagai rekomendasi teknis bagi Pemerintah Daerah. Model ini diharapkan mampu mendukung penentuan lokasi TPA yang tepat, meminimalkan dampak lingkungan, serta menunjang pembangunan berkelanjutan di Kota Samarinda.Kata Kunci: Tempat Pembuangan Akhir (TPA); Kesesuaian Lahan; Sistem Informasi Geografis (SIG); Citra Satelit; Kota Samarinda.
Copyrights © 2026