Singkapan yang terletak di kawasan Ring Road dekat Sekolah Menengah Pertama Granada, Samarinda, diidentifikasi sebagai zona yang berpotensi rawan longsor akibat kemiringan lereng alami yang curam serta adanya aktivitas penggalian manual yang masih berlangsung. Beberapa kejadian runtuhan batu telah terjadi, yang menunjukkan kondisi ketidakstabilan lereng dan berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat sekitar serta infrastruktur di sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik geoteknik dan kondisi kestabilan lereng di daerah tersebut. Investigasi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kualitas massa batuan, jarak antar diskontinuitas, serta orientasinya, yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel batuan untuk pengujian di laboratorium. Sifat fisik dan mekanik sampel batuan ditentukan melalui pengujian Batas Atterberg dan Point Load Index (PLI). Sistem Rock Mass Rating (RMR) digunakan untuk mengklasifikasikan kondisi massa batuan, sedangkan analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan metode Bishop pada perangkat lunak Slide. Nilai Faktor Keamanan (Safety Factor/FoS) yang diperoleh dari hasil analisis menunjukkan tingkat kestabilan yang bervariasi pada setiap kondisi lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa bagian lereng berada dalam kondisi stabil marginal dan berpotensi mengalami kegagalan, terutama di bawah pengaruh eksternal seperti curah hujan atau aktivitas penggalian yang terus berlangsung. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan serta pengelolaan lereng yang tepat guna memitigasi bahaya longsor di kawasan Ring Road.
Copyrights © 2026