Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan penatalaksanaan jangka panjang, terutama melalui pengaturan pola makan yang tepat. Kepatuhan diet dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah self-efficacy. Pasien dengan self-efficacy yang tinggi cenderung lebih percaya diri dan termotivasi dalam mengikuti anjuran diet, sedangkan pasien dengan self-efficacy yang rendah dapat mengalami kesulitan dalam mempertahankan kepatuhan diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan 137 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Dietary Adherence Questionnaire (PDAQ) dan Diabetes Empowerment Scale (DSES), kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dengan kepatuhan diet (p=0,000; r=0,512). Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan pendampingan pasien untuk meningkatkan self-efficacy dan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus.
Copyrights © 2026