Reputasi perusahaan pada usaha mikro dan kecil terutama terbentuk melalui interaksi sehari-hari antara karyawan lini depan dan pelanggan. Namun, penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada organisasi besar dan komunikasi eksternal, sehingga fondasi internal reputasi di usaha kecil belum dieksplorasi secara memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hubungan antara komunikasi internal, manajemen sumber daya manusia berkelanjutan (S-HRM), dan reputasi perusahaan, serta mengembangkan model konseptual yang sesuai untuk usaha mikro dan kecil. Tinjauan pustaka integratif dilakukan dengan menggunakan publikasi nasional dan internasional yang telah ditelaah sejawat dari tahun 2020 hingga 2025, dilengkapi dengan karya-karya teoretis yang berpengaruh. Literatur dianalisis secara tematis melalui identifikasi dan seleksi sumber, ekstraksi informasi, kategorisasi tema, perbandingan lintas studi, dan sintesis. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi internal efektif apabila bersifat jelas, terbuka, dua arah, dan memungkinkan karyawan merasa didengarkan. Praktik S-HRM memberikan kredibilitas yang diperlukan agar pesan internal dapat memengaruhi sikap dan perilaku karyawan. Secara bersama-sama, kondisi-kondisi ini memperkuat keterlibatan karyawan, advokasi, dan konsistensi layanan, yang pada gilirannya membentuk pengalaman pelanggan dan reputasi eksternal. Penelitian ini mengusulkan model jalur internal pembentukan reputasi dan menyoroti perlunya pengujian empiris pada usaha mikro dan kecil di Indonesia.
Copyrights © 2026