Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026

Hubungan Risiko Kardiovaskular dengan Kerasionalan dan Kepatuhan Terapi pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit X

Muhammad Farhan Satya Baskoro (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman)
Marselina (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman)
Nuzul Gyanata Adiwisastra (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman)
Ulyati Ulfah (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2026

Abstract

Hipertensi memerlukan terapi jangka panjang sehingga kerasionalan penggunaan obat dan kepatuhan terapi perlu diperhatikan untuk menekan risiko kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kerasionalan dan kepatuhan terapi antihipertensi dengan distribusi risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi di Rumah Sakit X. Penelitian observasional analitik retrospektif menggunakan data sekunder 40 rekam medis pasien rawat jalan Jaminan Kesehatan Nasional berusia 40–74 tahun periode Januari–Juni 2026 yang dipilih secara purposif. Kerasionalan dinilai melalui tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis menggunakan pedoman Eighth Joint National Committee dan Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Hipertensi Dewasa 2026 sebagai acuan utama, dengan Formularium Nasional dan informasi resmi BPOM sebagai pendukung. Kepatuhan dihitung menggunakan Medication Possession Ratio, sedangkan risiko kardiovaskular 10 tahun dihitung menggunakan kalkulator Atherosclerotic Cardiovascular Disease. Sebanyak (65,0%) pasien menerima terapi rasional, (92,5%) Pasien tergolong patuh, dan kategori risiko kardiovaskular terbanyak adalah sedang (45,0%). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan distribusi risiko yang bermakna antara kelompok terapi rasional dan tidak rasional (p=0,004<0,05), tetapi tidak antara kelompok patuh dan tidak patuh (p=0,996>0,05). Kerasionalan terapi berhubungan dengan distribusi risiko kardiovaskular, sedangkan kepatuhan berdasarkan ketersediaan obat tidak menunjukkan hubungan bermakna pada sampel ini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jik

Publisher

Subject

Health Professions

Description

JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan ...