Karya Kesehatan Siwalima
Vol. 3 No. 2 (2024): September

Membangun Kesadaran Remaja Tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Pendidikan Kesehatan Di Kota Kendari

Muhammad Al Rajab (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Rania Fatrizza Pritami Rania (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Fajar Kurniawan (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Lisnawati Lisnawati (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Tawakal Tawakal (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Sultan Andilah (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Marheni Fadilah Harun (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Fitri Kurniawati (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Noviani Munsir (Dosen Prodi Administrasi Rumah Sakit, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Ira Nurmala (Dosen Prodi Farmasi, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Efa Kelya Nasrun Nasrun (Dosen Prodi Profesi Kebidanan, STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Teti Susliyanti Hasiu Hasiu (Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat, STIKES IST Buton, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
hasmita hasmita (Mahasiswa, Prodi Administrasi Rumah Sakit STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)
Della Widyastika (Mahasiswa, Prodi Administrasi Rumah Sakit STIKes Pelita Ibu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2024

Abstract

Kekerasan seksual pada remaja merupakan masalah sosial yang berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental korban. Remaja sebagai kelompok rentan sering kali tidak siap menghadapi kekerasan seksual, yang dapat memicu gangguan psikologis jangka panjang, seperti depresi dan trauma. Salah satu faktor utama yang meningkatkan kerentanannya adalah kurangnya pengetahuan tentang hak tubuh dan batasan pribadi, serta pengaruh sosial dan budaya yang tabu membahas seksualitas. Oleh karena itu, pencegahan kekerasan seksual membutuhkan pendidikan yang terstruktur di sekolah dan keluarga. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran remaja mengenai pencegahan kekerasan seksual melalui pendidikan kesehatan di SMP 11. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan media edukasi seperti powerpoint, brosur, dan video. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 18,50 menjadi 24,80 (p=0,000), dan sikap meningkat dari 19,00 menjadi 25,90 (p=0,000). Sebanyak 80% siswa memahami hak tubuh mereka, 90% mengenali batasan pribadi, dan 76% dapat mengidentifikasi situasi berisiko kekerasan seksual. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa serta mengembangkan sikap asertif. Disarankan untuk memasang spanduk di sekolah dengan informasi terkait hak tubuh dan cara melaporkan kejadian berisiko. Program ini dapat diterapkan di sekolah lain untuk memperluas dampak positif dalam pencegahan kekerasan seksual pada remaja.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

KKS

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Karya Kesehatan Siwalima (KKS) is a peer-reviewed scientific journal committed to the dissemination of knowledge, research findings, and evidence-based practices in the field of health sciences. The journal aims to advance interdisciplinary perspectives and promote innovative approaches to improving ...