Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, terutama melalui penggunaan media sosial, telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap kondisi psikologis remaja dan dewasa muda berusia 15–29 tahun, khususnya terkait munculnya gejala kecemasan, depresi, dan gangguan tidur. Selain itu, penelitian ini juga berupaya merumuskan strategi mitigasi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan memanfaatkan artikel-artikel ilmiah yang diperoleh melalui platform Google Scholar dalam periode 2022–2026. Dari total 16.800 dokumen yang ditemukan pada tahap awal pencarian, sebanyak 99 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan berkaitan erat dengan meningkatnya risiko kecemasan, gejala depresi, dan gangguan tidur pada remaja dan dewasa muda, yang diperkuat oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO), perbandingan sosial ke atas, serta karakteristik algoritmik platform digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, regulasi diri, dan dukungan sosial yang sehat sebagai strategi mitigasi utama.
Copyrights © 2026