Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilaksanakan di Divisi Layanan Purna Jual (Aftersales) Toyota Auto2000 Cabang Plaju dengan fokus pada bagian Maintenance Reminder Appointment (MRA), khususnya aktivitas penjadwalan ulang (reschedule) pelanggan yang batal hadir (no-show). Tujuan kegiatan ini adalah untuk memahami peran strategis proses penjadwalan ulang dalam mendukung efektivitas operasional bengkel, menjaga stabilitas pendapatan, serta meningkatkan retensi pelanggan. Metode yang digunakan berupa observasi langsung, keterlibatan dalam kegiatan operasional, serta analisis data layanan selama periode pelaksanaan PKL. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fungsi penjadwalan ulang tidak hanya berperan sebagai aktivitas administratif, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam menjaga produktivitas bengkel melalui pengurangan waktu menganggur (idle time). Berdasarkan data operasional bulan Mei 2026, kegiatan reschedule berhasil mengonversi kembali 417 unit kendaraan yang berpotensi batal servis sehingga mampu mengamankan potensi pendapatan jasa sebesar Rp625.500.000. Selain itu, kendala rendahnya validitas data kontak pelanggan dapat diatasi melalui pemanfaatan aplikasi WhatsApp yang terbukti meningkatkan tingkat respons pelanggan. Dari perspektif hubungan pelanggan, aktivitas penjadwalan ulang turut berkontribusi dalam menjaga hak pelanggan terhadap garansi kendaraan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memperkuat loyalitas jangka panjang. Dengan demikian, kegiatan reschedule pada tim MRA memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan operasional, kinerja finansial, dan kualitas layanan pelanggan di Toyota Auto2000 Cabang Plaju.
Copyrights © 2026