Meskipun memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian, pada kenyataannya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih belum mampu mengoptimalkan potensinya secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya pemahaman pelaku usaha mengenai penerapan akuntansi berdasarkan SAK EMKM. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan akuntansi pada usaha Laundry Tiga Putri dalam pencatatan laporan keuangan. Data yang dikumpulkam dalam penelitian ini berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi secara langsung kepada responden. Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laundry Tiga Putri belum menyusun laporan keuangan sesuai dengan ketentuan SAK EMKM karena keterbatasan pengetahuan akuntansi sehingga akun penerimaan pendapatan, pencatatan tidak dimasukan pada akun pendapatan dan langsung memasukanya pada akun kas yang menyebabkan penambahan besarnya kas, aset tetap hanya disajikan sebesar biaya perolehan, beban diakui pada saat pengeluaran kas (basis kas), tidak mencatat ekuitas pada laporan keuangan.
Copyrights © 2026