Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal terhadap informasi laba tahunan dan arus kas operasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Reaksi pasar (abnormal return) diukur di sekitar tanggal pengumuman laba tahunan dengan jendela peristiwa selama 15 hari dengan menggunakan market-adjusted model, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t cross-section dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat abnormal return signifikan pada hari -5, -4, dan 0, yang mengindikasikan adanya kebocoran informasi sebelum tanggal pengumuman dan peristiwa pengumuman laba mengandung informasi. Lebih lanjut, hasil uji F menunjukkan bahwa laba tahunan (EPS) dan arus kas operasi (CFOPS) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap CAR. Uji t parsial mengindikasikan bahwa keduanya berpengaruh positif, namun EPS memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan CFOPS terhadap CAR.
Copyrights © 2026