Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM kuliner yang dikelola Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di Kota Bandung memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi, namun peningkatan penjualannya dalam memanfaatkan digital marketing belum optimal dan persepsi harga juga mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital marketing dan persepsi harga baik secara parsial maupun simultan terhadap peningkatan penjualan UMKM kuliner PEKKA di Kota Bandung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei eksplanatif asosiatif terhadap 45 UMKM kuliner PEKKA di Kota Bandung, dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang didukung data sekunder, serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa digital marketing positif signifikan terhadap peningkatan penjualan, dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang lebih dominan. Hal ini menunjukkan peningkatan penjualan UMKM kuliner PEKKA di Kota Bandung lebih efektif dicapai melalui penguatan pemasaran digital yang konsisten, dan strategi harga yang dipersepsikan wajar, terjangkau dan kompetitif.
Copyrights © 2026