Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pengaruh Total Quality Management (TQM) dan Budaya Kaizen, baik secara parsial maupun simultan, terhadap Transformasi Kinerja Produksi pada PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Rancaekek. Pada latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya penerapan sistem manajemen kualitas dan budaya perbaikan berkelanjutan dalam menghadapi tuntutan konsistensi produksi pada industri manufaktur makanan dan minuman. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel berjumlah 100 responden dari Departemen Gedung Newplant, diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik ( uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total quality manajement berpengaruh positif dan signifikan terhadap transformasi kinerja produksi (t = 5,340; Sig. = 0,000), demikian pula budaya kaizen (t = 9,180; Sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap transformasi kinerja produksi (F = 196,579; Sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,802. Artinya, 80,2% variasi transformasi kinerja produksi dijelaskan oleh total quality management dan budaya kaizen, sedangkan 19,8% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan penelitian diatas menegaskan pentingnya penguatan total quality mangement dan budaya kaizen secara bersamaan untuk mendorong transformasi kinerja produksi.
Copyrights © 2026