ABSTRAK Kesejahteraan petani padi sawah dapat dilihat dari seberapa baik petani mampu memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Seperti dalam memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, Kesehatan dan Pendidikan. Tetapi sebaliknya apabila petani tersebut belum mampu memenuhi kebutuhannya maka belum dapat dikatakan sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan dan tingkat kesejahteraan petani padi sawah yang ada di Desa Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Pengambilan sampel memakai pendekatan purposive sampling dengan menggunakan teknik penentuan jumlah sampel yakni sampel heterogen (maksimum) dengan memilih sampel berdasarkan kriteria, sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 32 orang dari jumlah populasi 175 orang. Jenis dan sumber data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis yang dipakai ialah analisis pendapatan dan analisis kesejahteraan dengan menggunakan beberapa indicator dari BPS (2024) dan indicator Sajogyo. Hasil penelitian memperlihatkan semakin luas pemilikan lahan, semakin besar kontribusi pendapatan sector pertanian terhadap pendapatan total rumahtangga petani. Analisis tingkat kesejahteraan memakai indicator BPS (2024) memperlihatkan bahwa petani yang ada di Desa Harapan dinyatakan Sejahtera, karena pengeluaran yang melebihi garis kemiskinan yakni sejumlah Rp. 635.250 per kapita/bulan untuk pengeluaran pangan, dan Rp. 447.875 untuk pengeluaran non pangan. Dan jika menggunakan indicator Sajogyo maka Tingkat kesejahteraan petani padi sawah di Desa Harapan dikatakan sejahtera karena rerata mengkonsumsi 542 kg beras/tahun. Kata Kunci: Kesejahteraan, pendapatan, petani
Copyrights © 2025