Dusun Bulurejo 2, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe merupakan wilayah multireligius yang dihuni oleh masyarakat Islam dan Katolik dengan interaksi sosial yang harmonis. Namun, ditemukan permasalahan berupa pemahaman toleransi yang kurang proporsional, khususnya dalam membedakan antara ranah sosial dan akidah pada santri TPA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman toleransi beragama melalui pembinaan di TPA Al-Hidayah sebagai upaya penanaman nilai moderasi beragama sejak usia dini. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan storytelling kepada 20 santri selama kegiatan berlangsung. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, simulasi kasus, serta evaluasi pemahaman santri melalui tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep tasamuh dalam Islam, yang ditandai dengan kemampuan santri dalam membedakan toleransi pada aspek sosial dan batasannya dalam akidah dan ibadah. Selain itu, santri menunjukkan respons positif dan peningkatan partisipasi aktif selama kegiatan. Pembinaan ini memberikan dampak positif sebagai langkah preventif dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman agama di tingkat desa. Dengan demikian, penguatan nilai toleransi sejak usia dini menjadi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan tetap berlandaskan prinsip keimanan masing-masing.
Copyrights © 2026