Proses fasilitasi produk hukum daerah di Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah masih menghadapi kendala pada rendahnya ketelitian penyusunan draft, seperti kesalahan tipografi dan inkonsistensi administrasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitasi melalui pendampingan teknis oleh mahasiswa magang dalam verifikasi administratif dan telaah legal drafting. Metode yang digunakan adalah peningkatan kapasitas dan pendampingan langsung dengan pendekatan empiris. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa secara signifikan mendukung percepatan verifikasi dokumen dan harmonisasi regulasi sesuai UU No. 12 Tahun 2011. Mahasiswa berhasil mengidentifikasi inkonsistensi antara konsiderans dan batang tubuh serta memvalidasi kepatuhan pemerintah daerah dalam proses pengunggahan produk hukum ke sistem digital. Simpulan dari kegiatan ini adalah kolaborasi melalui kegiatan magang mandiri berdampak yang mampu meminimalisir kesalahan teknis dalam proses fasilitasi produk hukum daerah, sehingga meningkatkan efektivitas pelayanan hukum bagi pemerintah daerah.
Copyrights © 2026