Relokasi kantor pada instansi pemerintah sering menimbulkan permasalahan dalam pengelolaan arsip keuangan, seperti dokumen yang tidak terklasifikasi, kesulitan temu kembali arsip, serta meningkatnya risiko kehilangan dokumen. Kondisi tersebut ditemukan pada Bagian Keuangan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah setelah proses relokasi kantor sehingga memengaruhi efektivitas administrasi dan pengendalian internal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip keuangan melalui pendampingan penataan arsip secara sistematis. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan observasi, identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan dokumentasi selama empat bulan. Kegiatan meliputi pengelompokan arsip berdasarkan jenis dokumen, pemberian kode dan label pada media penyimpanan, penataan dokumen ke dalam box arsip, serta penyusunan sistem pencatatan peminjaman arsip. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kerapian penyimpanan arsip, kemudahan dalam proses temu kembali dokumen, serta tertibnya administrasi peminjaman arsip sehingga risiko kehilangan dokumen dapat diminimalkan. Pendampingan juga meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip serta memperkuat pengendalian internal melalui pengawasan dan pengamanan dokumen keuangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan penataan arsip merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas administrasi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pada instansi pemerintah.
Copyrights © 2026