Kajian ini dilakukan untuk menganalisis dinamika harga dan volume perdagangan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam merespons kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih pada 12 September 2025. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengamatan secara bersamaan terhadap perubahan harga dan volume perdagangan saham Bank Mandiri dengan membandingkan kondisi 35 hari perdagangan sebelum dan 35 hari perdagangan setelah kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data historis perdagangan saham yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan sumber data pasar modal yang relevan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan membandingkan nilai maksimum, minimum, rata-rata, dan standar deviasi harga serta volume perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata harga saham mengalami penurunan dari Rp4.727 menjadi Rp4.325 atau sebesar 8,51%, sedangkan rata-rata volume perdagangan menurun dari 186.220.774 saham menjadi 137.303.092 saham atau sebesar 26,27%. Standar deviasi harga dan volume perdagangan juga mengalami penurunan setelah kebijakan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa selama periode pengamatan, saham Bank Mandiri mengalami penurunan tingkat harga dan aktivitas perdagangan yang disertai dengan penyempitan penyebaran data. Hasil penelitian ini memberikan gambaran mengenai dinamika respons pasar terhadap informasi kebijakan penempatan dana pemerintah serta dapat menjadi pertimbangan bagi investor dalam mengevaluasi pergerakan saham perbankan di sekitar kebijakan pemerintah. Kata kunci: harga saham, volume perdagangan, Saldo Anggaran Lebih
Copyrights © 2026