Balanced Scorecard (BSC) merupakan model penilaian kinerja organisasi yang menekankan pada pengukuran aspek finansial dan non-finansial sekaligus sebagai hasil suatu proses top-down berdasarkan misi dan strategi dari suatu organisasi. Penilaian kinerja dengan Balanced Scorecard diterjemahkan dalam empat perspektif yakni: (1) Perspektif Keuangan, (2) Perspektif Pelanggan, (3) Perspektif Bisnis Internal, dan (4) Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan. Metode penelitian adalah identifikasi strategi objectif dan Key Performance Indicator (KPI), penstrukturan KPI, pembobotan KPI menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode AHP berupa kemampuan mengakomodasi keterkaitan antar kriteria atau alternatif. Dimana terdapat 7 Strategi Objektif dan 10 KPI yang diterjemahkan dalam kerangka Strategi AHP. Penelitian ini membahas tentang pengukuran kinerja perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dengan cara mengetahui bobot masing-masing perspektif, strategi objektif dan KPI. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bobot masing-masing perspektif yaitu: Perspektif Keuangan 0.26, Perspektif Pelanggan 0.29, Perspektif Bisnis Internal 0.20, dan Perspektif Tumbuh Belajar 0.26. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot Perspektif Pelanggan lebih besar dibandingkan dengan ketiga perspektif yang lain.
Copyrights © 2018