Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang berada pada fase transisi penting, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpengaruh terhadap cara mereka memahami tubuh, seksualitas, serta relasi sosial. Pada fase ini, rendahnya literasi kesehatan reproduksi sering berimplikasi pada munculnya perilaku seksual berisiko dan pergaulan bebas, terutama ketika remaja tidak mendapatkan informasi yang benar dari keluarga, sekolah, maupun lingkungan sosialnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sanggar Belajar Sungai Besi Indah Kuala Lumpur, Malaysia, yang berada di bawah naungan KBRI dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur sebagai wadah pendidikan anak-anak Indonesia yang tidak sepenuhnya terfasilitasi pendidikan formal. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi serta meningkatkan kesadaran mereka tentang bahaya pergaulan bebas sebagai langkah preventif terhadap seks bebas dan dampaknya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan ceramah, penyusunan media edukasi, dan diskusi interaktif. Sebelum kegiatan dilakukan, tim pengabdian menyusun materi tentang kesehatan reproduksi remaja, risiko pergaulan bebas, serta pentingnya pengendalian diri dan pemilihan pergaulan yang sehat. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mengukur tingkat pemahaman dan memberi ruang pada peserta menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Penyuluhan dilaksanakan pada 10 Oktober 2025 dengan melibatkan remaja yang belajar di sanggar tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti penyuluhan secara antusias, terlibat aktif dalam diskusi, serta mampu memberikan jawaban yang sesuai terhadap pertanyaan yang diajukan pemateri. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi melalui kegiatan penyuluhan dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan literasi remaja dan memperkuat kesadaran mereka dalam menjaga kesehatan reproduksi melalui pembatasan pergaulan bebas. Secara umum, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun perilaku hidup sehat berbasis pengetahuan reproduksi pada remaja Indonesia yang tinggal di Malaysia.
Copyrights © 2025