Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan visioner dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di era digital. Perkembangan teknologi informasi menuntut lembaga pendidikan untuk melakukan transformasi dalam proses pembelajaran, tata kelola sekolah, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam konteks tersebut, kepala sekolah sebagai pemimpin visioner memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan, membangun budaya inovatif, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kepemimpinan visioner mampu meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui penguatan literasi digital, pengembangan pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan kompetensi guru, penguatan budaya sekolah yang inovatif, serta peningkatan efektivitas manajemen dan kualitas layanan pendidikan. Meskipun demikian, implementasi tersebut masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana teknologi, rendahnya kompetensi digital sebagian tenaga pendidik, serta belum meratanya dukungan terhadap transformasi digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur digital yang memadai, serta penguatan kebijakan sekolah guna mewujudkan pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digital.
Copyrights © 2026