Air minum merupakan kebutuhan utama yang ha rus memenuhi standar kualitas aga r aman dikonsumsi. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa air minum kemasan maupun isi ulang masih ada yang belum sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Permasalahan yang sering dijumpai meliputi nilai pH yang berada di lua r rentang 6,5–8,5 serta tingkat kekeruhan yang melebihi 5 NTU, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan akibat adanya kontaminan berbahaya. Oleh ka rena itu, penelitian ini mengembangkan sistem deteksi kualitas air minum menggunakan sensor pH PH-4502C dan sensor kekeruhan SEN-0175 yang dikontrol oleh mikrokontroler ESP32. Sistem ini dilengkapi dengan LCD untuk menampilkan hasil pengukuran seca ra langsung. Data yang diperoleh diolah untuk menampilkan nilai pH, kekeruhan, serta status kelayakan air minum. Diha rapkan sistem ini dapat menjadi solusi pemantauan kualitas air yang praktis, cepat, dan akurat serta meningkatkan kesadaran masya rakat terhadap pentingnya konsumsi air minum yang aman.
Copyrights © 2025