Pada PT. Laros Multi Indoteknik ini terjadi tegangan jatuh atau drop voltage, dimana Tegangan Jatuh atau drop voltage adalah jumlah penurunan atau kerugian nilai tegangan listrik pada suatu penghantar dibandingkan dengan nilai tegangan normalnya, Besarnya rugi tegangan atau tegangan jatuh (drop voltage) yang terjadi pada jaringan listrik. Analisa stabilitas tegangan menggunakan metode forward / backward dapat digunakan untuk mendapatkan akurasi pencarian nilai tegangan khusus pada saluran sistem distribusi radial. Dalam proses penentuan kestabilan pada tiap cabang di sistem PT. Laros Multi Indoteknik maka terlihat pada bus mana yang memiliki sensitivitas terhadap terjadinya perubahan beban. Dalam melihat jalannya proses semua program dimasukkan kedalam sofware matlab. Simulasi yang dilakukan pada sistem PT. Laros Multi Indoteknik dengan menggunakan penambahan contiation power flow (CPF) dapat diketahui bahwa pada bus 9 memiliki aliran daya aktif sebesar 0,85 KW dan daya reaktif sebesar 0,84 KVAR dengan tegangan bus paling rendah 0,7329 pu dengan nilai lamda sebesar 15,2 dibandingkan dengan bus lainya. Karena bus 9 menjadi bus yang direkomendasikan apabila dilihat dari stabilitas tegangan dengan kemampuan tegangan untuk menahan sistem hingga tegangan jatuhnya (voltage collapse).Kata kunci: continuation power flow, drop voltage, forward / backward.
Copyrights © 2024