Kecemasan praoperasi merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien Sectio Caesarea dengan anestesispinal. Kecemasan yang tidak tertangani dapat mempengaruhi stabilitas hemodinamik, keberhasilan proseduranestesi, dan keselamatan janin. Penanganan nonfarmakologi seperti relaksasi genggam jari menjadi alternatifyang aman karena pemberian obat sedatif pada pasien SC sebelum bayi lahir dihindari. Mengetahui efektivitasrelaksasi genggam jari dalam menurunkan kecemasan pada pasien praoperasi SC dengan anestesi spinal.Penelitian kuantitatif dengan desain Quasi-Experiment One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 50 pasienSC elektif dengan anestesi spinal di RSD Kalisat Jember yang dipilih menggunakan purposive sampling.Intervensi relaksasi genggam jari diberikan selama 15 menit. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesionerAPAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis datamenggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebagian besar responden berusia 18-31 tahun (66,0%),berpendidikan SMA (54,0%), primipara (40,0%), dan belum pernah menjalani operasi (66,0%). Rata-rata skorkecemasan sebelum intervensi adalah 18,20±3,16 dan menurun menjadi 11,86±3,02 setelah intervensi. Hasil ujiWilcoxon menunjukkan nilai Z=-5,983 dengan p-value=0,000 (p<0,05). Relaksasi genggam jari efektif dalammenurunkan kecemasan praanestesi pada pasien SC dengan anestesi spinal di RSD Kalisat Jember Tahun 2026.
Copyrights © 2026