TAJDID Jurnal Ilmu Ushuluddin
Vol. 13 No. 2 (2014): Ushuluddin and Religious Studies

PLURALISME DAN INKLUSIVISME: Analisa Kritik Terhadap Pemikiran Nurcholish Madjid

muhammad rusydi (uin jambi)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2014

Abstract

Nurcholish Madjid adalah seorang intelektual yang mendapat dua pola pendidikan yaitu tradisionalis dan modernis sekaligus. Kemudian ia memperdalam keilmuannya melalui bacaan khazanah Barat dan Islam. Dari dua pola pendidikan dan rujukan keilmuan ini ia mengembangkan pemikiran lalu mengemukakan wacana keagamaan yang pluralis dan inklusif. Dari wacana keagamaan yang pluralis dan inklusif lalu berkembang menjadi wacana pluralisme dan inklusivisme yakni keterbukaan, kebersamaan, toleransi, ukhuwah, dan saling menghormati. Dalam pluralisme dan inklusivisme beragama tidak ada sikap mutlak-mutlakan yaitu sikap merasa benar sendiri dan menganggap orang lain salah. Pemahaman pluralisme dan inklusivisme keberagamaan ini mempunyai rujukan dalam Islam dan dapat ditelusuri pada sumber Islam yang autentik. Pluralisme dan inklusivisme keberagamaan Islam sudah dibuktikan dalam perjalanan sejarah Islam sejak masa awal.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Description

TAJDID Jurnal Ilmu Ushuluddin focuses on the renewal of Islamic scholarship through critical, contextual, and integrative studies that bridge classical texts, Islamic thought, social and cultural Muslims to contemporary realities and issues. The journal welcomes literature and empirical research in ...