TAJDID Jurnal Ilmu Ushuluddin
Vol. 14 No. 1 (2015): Ushuluddin and Religious Studies

DEISME: DARI EDWARD HERBERT SAMPAI DAVID HUMES

shofiyullah shofiyullah (Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2015

Abstract

Tulisan ini membahas tiga hal penting terkait dengan deisme, terutama deisme yang berkembang di Inggris. Pertama, munculnya deisme yang dimulai dengan gagasan Edward Herbert di tahun 1624, sebagai konsekuensi dan pengaruh situasi dan kondisi saat itu. Kedua, tumbuh suburnya deisme setelah pergantian abad ke-17, terutama karena pengaruh filsafat yang dikembangkan John Locke. Ketiga, merosotnya deisme dengan cepat pada pertengahan tahun 1700-an yang disebabkan oleh pemikiran skeptisisme David Humes. Tulisan ini dimulai dengan penjabaran pengertian deisme, karakteristik, dan perkembangan historis deisme, yang diikuti dengan penjelasan tentang latar belakang utama yang mempengaruhi kemunculannya. Selanjutnya, tulisan ini akan beranjak pada tokoh-tokoh deisme dan gagasannya yang meliputi tiga masa yang berbeda: masa perintisan dari Herbert sampai Blount (1624-1695); masa kejayaan dari Toland hingga Tindal (1696-1741); dan era kemunduran dari Annet sampai ke Bolingbroke (1742-1770).

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Description

TAJDID Jurnal Ilmu Ushuluddin focuses on the renewal of Islamic scholarship through critical, contextual, and integrative studies that bridge classical texts, Islamic thought, social and cultural Muslims to contemporary realities and issues. The journal welcomes literature and empirical research in ...