Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian padaperempuan yang dapat dideteksi sejak dini melalui pemeriksaan payudara sendiri(SADARI). Rendahnya pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai deteksi dinikanker payudara menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya praktikSADARI. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang efektif, menarik, danmudah diakses, salah satunya melalui website SADARI. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui efektivitas edukasi menggunakan website SADARI terhadappengetahuan dan sikap dalam deteksi dini kanker payudara pada remaja putri diSMP Negeri 17 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengandesain quasi experiment melalui pendekatan one group pretest-posttest design.Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII SMPNegeri 17 Pekanbaru sebanyak 130 responden dengan teknik total sampling.Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikansebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat danbivariat menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan responden sebelum dansesudah diberikan edukasi menggunakan website SADARI (p = 0,000).Sementara itu, pada variabel sikap tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p =1,000). Disimpulkan bahwa edukasi menggunakan website SADARI efektifmeningkatkan pengetahuan remaja putri, namun belum terbukti efektif dalammeningkatkan sikap terhadap deteksi dini kanker payudara. Website SADARIdiharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media promosi kesehatan di sekolahuntuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenaipentingnya deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri(SADARI).
Copyrights © 2026