Stoke merupakan penyakit yang menimbulkan kecatatan tertinggi di dunia. Angka kejadina stroke naik dari tahunketahun. Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kejadian stroke dari tahun 2017.Beberapa factor yang diprediksi dapat menyebabkan penyakit stroke diantaranya adalah umur, kadar gula darah,kadar kolesterol darah, kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi dan aktifitas fisik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan prevalensi stroke dengan populasimasyarakat Kelurahan Argasari yang dipilih berdasarkan kriteria umur lebih dari 35 tahun sebanyak 45 orang.Instrument penelitian ini dengan menggunakan Stroke Risk Score Card. Analisis data dilakukan denganmenggunakan regresi linier.Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara faktor resiko denganprevalensi stroke (p-value =0,633). Sementara semakin tua umur maka memiliki kecenderungan untuk strokesebesar 3,8 kali, gula darah normal memiliki kecenderungan mengalami stroke sebesar 0,82 kali, kebiasaanmerokok memiliki kontribusi sebesar 3,6 kali, tekanan darah tinggi memicu terjadinya stroke sebesar 4,62 kali lipatdan aktifitas fisik memiliki kontribusi sebesar 0,8 kali lipat terjadinya stroke.Saran kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai faktor resiko tersebut dengan tetap melakukan pemeriksaankesehatan secara berkala dan menjaga pola hidup tetap sehat dengan berolahraga yang teratur, menghindarimerokok dan mengontrol tekanan darah.
Copyrights © 2026